Selasa, 28 September 2021

CINTA YANG TERSAMBUNG (BAGIAN 1)

Pembuat : Rahayu Budiasih

Cerita ini dimulai dari sebuah rumah besar dan mewah di kalangan orang-Orang atas, Disana terdapat keluarga seorang ibu dengan 2 anak gadis kembarnya yang sangat cantik namanya Sari dan Sara..

Keduanya sama-sama pandai dan lemah lembut, Sari pandai bergaul dan banyak teman kemudian meneruskan kuliah di luar negri Universitas ternama di Inggris. sedangkan Sara hanya cukup di bangku SMA unggulan saja karena keterbatasan fisiknya yang lemah krn mengidap penyakit Leukimia, penyakit itu juga yang merenggut Nyawa ayahnya yang bernama pak Subroto Lana.

Ayahnya adalah seorang pengusaha Properti yang sukses, setelah meninggal usahanya di gantikan istrinya ibu Reni dibantu adik pak Broto Subono Lana.

Hari demi hari kehidupan yang bergelimang harta, tapi menjadi suram karena penderitaan Sara.

Suatu hari di pagi yang cerah sekitar jam 7 pagi, Sara bangun dari tidurnya lalu dia membuka jendela kamarnya sambil meregangkan badannya, kamar Sara berada diatas lantai 2, dari sanalah dia bisa melihat pemandangan yang lebih leluasa ditemani suster Anna yang setia menemani .

"Sara..." kata Anna minum dulu susunya ... 

Tak banyak bicara ...Sara meminum susu sampai tandas karena seperti biasa rutinitas yang membosankan bagi Sara.

Sambil melihat keluar jendela, tiba-tiba dia melihat seseorang yang menarik hatinya, dilihatnya Seorang pemuda tampan tetangga depan rumahnya sedang olahraga, Sara hanya tersenyum sendiri melihat pria tampan itu sambil membatin, siapa Pria tampan itu belum pernah dia melihat sebelumnya.

Semula dia tak acuh melihat sekelilingnya, tapi sejak itu Sara selalu ingin melihat pada jam yang sama ini yang membuat semangat hidupnya kembali  tumbuh dari sebelumnya yang selalu terpenjara di dalam kamarnya, karena Sara tidak kuat untuk berlama-lama diluar.

Suatu hari dokter yang rutin tiap 2 minggu sekali datang untuk memeriksa kesehatan Sara dan Surprise dokter mengatakan kesehatan Sara membaik, meskipun bukan kesembuhan.

Mendengar itu ibu Reni sangat senang dan bertanya kepada dokter Agus satria, begitulah nama dokter itu

dok ..apa penyebab Sara bisa bersemangat untuk hidup?.... kata ibu Reni.

Kemungkinan ada yang membuat dia bahagia, sehingga Sara ingin bersemangat untuk sembuh. coba perhatikan apa yang dia lakukan setiap hari karena penyakit ini belum ada obatnya dan hanya mukjizat Allah SWT saja yang kita harapkan, buatlah dia bahagia sebaik mungkin kata dokter Agus.

Baik dokter Agus terima kasih atas sarannya kata ibu Reni sambil menitikkan air mata 😭

Hari demi hari berjalan seperti biasa tidak ada yang berbeda, ibu Reni sibuk dengan usahanya.

Dia memanggil suster Anna : "...Anna ...katanya"

Apakah yang Sara lakukan setiap hari? apakah kamu melihat ada yang berbeda dengan Sara?

"Tidak ibu" Sara setiap hari setelah sholat subuh membaca Al qur'an dan dia tidur lagi sampai pukul 7 pagi dia bangun dan membuka jendela dan melihat keluar tidak ada yang aneh...

Oh baiklah terima kasih Anna, lakukanlah pekerjaanmu kembali

"..baik ibu ..".

BERSAMBUNG

1 komentar:

  1. kisah drama yg mengandung hikmah, ada pelajaran baik yg bisa diambil para pembaca, well done for The Author & The Editor.

    BalasHapus

Tinggalkan Komen anda disini, beri masukan, beri komen pedas boleh...